Sekalipun kontes seo Mengembalikan jati diri bangsa masih diragukan kebenarannya, namun tak ada salahnya tetap fokus pada satu kontes saja. Sebagai bahan analisa, sejauh mana penerapan ilmu seo yang diajarkan Juragan mencapai hasil maksimal.
Meski saat ini blogger tanah air telah disuguhkan satu kontes seo Kerja Keras Adalah Energi Kita sponsored by Pertamina namun aku tidak akan ambil bagian mengingat kontes Jati Diri ini cukup menguras tenaga dan pikiran.
Baru pertama kali mengikuti kontes seo, rasanya kok selalu mual-mual. Aku mulai jenuh menulis kalimat Mengembalikan jati diri bangsa dan setelah kontes pohon jati diri ini berakhir aku akan fokus pada pekerjaan semula, yaitu menjadi Koordinator Pengemis di Jakarta-ngibul.
Permasalahan pengemis ini memang harus aku angkat kepermukaan, karena konten dari artikel mengembalikan jati diri bangsa adalah membahas masalah pengemis dan gelandangan. Meski terkesan apa adanya, namun aku tidak menyesal memilih topik tersebut.
Penjurian kontes seo kontroversi mengembalikan jati diri bangsa hanya menyisakan waktu satu setengah bulan lagi. Rasanya waktu lambat bergulir. Padahal aku ingin penjuriannya besok malam, agar supaya Gus Yehia tidak dapat nomor satu..hihihi.. dan hars tetap eksis dihalaman tiga.
Aku sangat berharap agar pemenang kontes jati diri ini adalah anak-anak front blogger gurem, terlepas dari siapa yang nomor satu, dua dan tiga, terlepas dari apakah kontes bangsa ini scam atau bukan. Karena akan menjadi sebuah prestasi bila member blogger gurem bisa memenangkan kontes dengan durasi terpanjang dalam sejarah kontes seo ini.
Mungkin kalau untuk ukuran member frontbloggergurem, durasi kontes seo cukup hanya seminggu saja. Kalau yang ini rasanya si iwan atau si Panca bisa jadi juara. Karena mereka berdua setahu saya paling jago kalau diajak nyepam begadang. Mereka sanggup tidak tidur tujuh hari tujuh malam dan sudah terbiasa puasa mutih (hanya minum air putih dan makan sawi putih -red) wakakakak.. Tapi kalau ane jelas tidak bisa mengikuti jejak mereka berdua. Disamping ane sudah tua (38 tahun), ane juga punya penyakit pemalas. Sehari-hari waktu banyak dihabiskan untuk belajar bermain gitar di dalam gudang tua disamping rumah.
Tetap fokus menjadi koordinator pengemis sambil mengoptimasi blog kontes mengembalikan jati diri bangsa.


selalu menjadi pertamax, meski di ciputat pertamax sulit didapatkan, kata si penjualnya siy, kalau mereka jual pertamax untungnya kecil. walah.. kalau begini, bagaimana bisa motor ane diajak fokus Mengembalikan jati diri bangsa
keep spirit and stay cool