Mengembalikan Jati Diri Bangsa sudah memasuki bulan terakhir. Mengapa final kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa ada dihari senin tanggal 21 Desember 2009? Itu untuk memberikan peluang bagi yang kerja kantoran untuk optimasi full time dihari libur, sabtu dan minggu.
Ah.. memasuki bulan terakhir, posisi anak-anak blogger gurem masih terseok-seok. Lihat saja blognya Gus Yehia dengan artikel andalannya Mengembalikan Jati Diri Bangsa Yang Hilang. Masih tertahan di urutan ke-8. Tapi itu bisa dimaklumi, karena beliau tidak begitu serius dalam mengikuti kontes kali ini. Nothing to lose. Menang syukur, kalah biarin. Emang Gw Pikirin. Begitu katanya minggu lalu ketika blognya masih terseok-seok dihalaman dua google serps.
Lain lagi dengan Khai, salah satu pendiri blog Front Blogger Gurem ini yang saat ini sedang aktif mengikuti kursus tari Pendet di salah satu seni tari ciputat. Beliau mengatakan bahwa sengaja mengikuti kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini hanya untuk pamer ke pacarnya kalau beliau memang ahli seo. Hihihi.. ada2 saja si Khai… Bukan jago ilmu seo, tapi loe itu jago ngerayu janda muda..hahahaha.. Masak jago seo kok keyword client bisa lenyap dari google serps.
Ufh.. lupa belum masak nasi. Emang seperti ini nasib anak kost. Hidup dinegeri orang emang harus mandiri. Harus bisa mengembalikan kepercayaan diri agar bisa survive. Harus memiliki jati diri yang kuat agar bisa berbakti pada bangsa dan negara. Ya intinya adalah bagaimana caranya agar segala cita-cita dapat tercapai meski harus ngutang sana sini untuk biaya kuliah dan makan sehari-hari. Ngandalin kiriman dari kampung jelas tidak mungkin secara ortu cuma petani miskin yang sehari-harinya bekerja disawah dengan penghasilan pas-pasan. Jangankan mikirin gw, untuk sekolah adik-adik ajah gw masih sering ngebantu.
Kok jadi ngelantur yach. Back to topik. Memasuki bulan terakhir gw hanya ingin pesen sama teman-teman blogger gurem, untuk tetap konsisten dalam melakukan optimasi. Kalau kalian menang, aku akan bangga sekali. Aku tidak bisa mendukung karena aku sendiri tidak punya blog. Ada siy beberapa blog PR3, namun sudah aku jual lantran untuk menyambung nyawa.. untuk bayar hutang di warteg mpok Minah yang udah mencapai tiga ratus ribu..
Untuk Khay dan Gus, tetap semangat yach. Aku doakan kalian bisa bertahan. Semoga kalian benar-benar bisa (mudah-mudahan) Mengembalikan Jati Diri Bangsa itu. Selamat berkontes ria.
